Di tengah lanskap bisnis dan sektor publik yang semakin digital-first (menempatkan teknologi dan data sebagai fondasi utama dalam strategi, pengawasan, dan pengambilan Keputusan), tata kelola digital telah menjadi fondasi utama keberlanjutan organisasi. Board dan auditor internal dituntut untuk melampaui pengawasan konvensional menuju model tata kelola yang insight-driven, predictive, dan technology-enabled. Konferensi Auditor Internal (KAI) 2026 hadir sebagai peta jalan strategis untuk mentransformasi audit internal dari pendekatan retrospektif menuju Internal Audit 5.0 yang proaktif, prediktif, dan terintegrasi dengan teknologi digital. KAI 2026 merupakan komitmen nyata Yayasan Pendidikan Internal Audit dalam memperkuat kompetensi, relevansi, dan profesionalitas auditor internal guna sebagai value creator serta trusted advisor.
Key Discussion Points
- AI & Automation Risk Navigation
Mengelola risiko AI dan automasi, termasuk akurasi algoritma, mitigasi bias, dan keselarasan dengan strategi organisasi.
- Next-Gen Data-Driven Board Oversight
Memanfaatkan Big Data untuk mengubah pengawasan Dewan dari laporan statis menjadi wawasan dinamis dan real-time.
- Agile Audit 5.0: The Future of Internal Audit
Penerapan agile audit untuk menghadirkan nilai tambah berkelanjutan dan wawasan prediktif di tengah perubahan cepat.
- Cyber Resilience & Digital Ethics Frameworks
Membangun ketahanan digital yang memiliki etika digital dan responsible technology.
- Reskilling & Talent Strategy for Internal Audit 5.0
Menyiapkan auditor masa depan dengan digital fluency dan robust analytical capability.
- Continuous Assurance & Real-Time Risk Intelligence
Mendorong continuous auditing dan real-time risk monitoring untuk memberikan early warning atas risiko strategis.